Langsung ke konten utama

Guru Kehidupan

Wahai guru kehidupan
Terima kasih masih diizinkan belajar kepadamu

Aku hanya seorang manusia yang bodoh yang masih perlu banyak belajar

Aku hanya manusia muda yang perlu belajar dari yang tua

Aku hanya manusia yang belum benar yang masih perlu belajar dari kesalahan

Aku hanya manusia yang penuh pertimbangan yang masih perlu belajar akan suatu keputusan

Aku hanya manusia miskin yang belum mampu menggenggam harta

Aku hanya manusia buruk rupa yang masih memimpikan ketampanan

Aku hanya manusia yang tidak pernah berkaca akan kesalahan yang selalu menuntut kebenaran

Aku hanya manusia yang pandai berkata yang masih perlu belajar tentang makna

Wahai guru kehidupan,
Walau aku belum bisa membahagiakan orang lain minimal jangan engkau biarkan diri ini tersakiti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEPENGET

PEPENGET merupakan kata dalam bahasa jawa yang berarti pangeling-eling atau sesuatu agar tetap mudah mengingat.  kali ini yang akan saya tulis adalah sesuatu yang mengingatkan pada peristiwa besar yaitu ketika ayah saya meninggal dunia. 3 Maret 1952 ayah saya terlahir di dunia ini, tanggal 25 mei 2012 hari Jumat Wage pukul 05.45 WIB ayah saya bernama Thomas Karsono dipanggil Tuhan dalam umur 60 tahun. setelah sekian lama merasaakan sakit diabetes dengan komplikasi ginjal dan jantung sempat Haemodialisis atau sering dikenal dengan cuci darah selama 8 kali kalau tidak salah di Rumah Sakit Umum Daerah Wates. sungguh tak kuasa melihat ayah saya menghembuskan nafas terakhir, dan sungguh tak di duga2 ketika itu tanpa meninggalkan pesan apapun ayah pergi meninggalkan kami. ya saya dan ibu serta adik kini sudah mulai mengikhlaskan kepergian bapak semoga segala dosa diampuni dan amal kebaikan di dunia diterima disisi Tuhan. Amin. **bagi penbaca yang rela meluangkan waktu ...

Puisi Berduri

Kumbang terbang melayang-layang tak melihat kesungguhan sang bunga kesana kian kemari tak peduli, sungguh tak peduli lagi sang bungapun layu seiring rindu bukan kasih suci namun puisi berduri

Malaikat Tak Bersayap

Mengenalmu adalah hal terindah bagi hidupku Sungguh takkan bisa kulupa Senyum indahmu masih terbayang dibenakku Meski   singkat namun membekas Melepasmu adalah hal tersulit bagi diriku Bak malaikat tak bersayap yang tak bisa kembali ke surga Sunyi sendiri   rasakan peri Memimpikanmu kembali